Tumbuhkan SAR Preventif kepada Siswa, Basarnas Gelar SAR Goes to School


Biak – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menggelar kegiatan SAR Goes to School (SGTS) di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Kegiatan ini merupakan salah satu program untuk memperkenalkan apa saja yang menjadi tugas dan fungsi Basarnas kepada generasi muda. Selain itu para peserta juga mendapatkan pengetahuan tentang upaya apa yang harus dilakukan dalam menghadapi bencana.

Sebanyak 128 peserta dan 10 guru pendamping yang berasal dari 10 Sekolah di Kabupaten Biak Numfor terlibat langsung dalam kegiatan pengenalan SAR ini.

Pada kesempatan tersebut para peserta mendapatkan materi SAR Preventif yang nantinya seluruh seluruh siswa siswi yang terlibat diharapkan mampu menyelamatkan diri sendiri saat berada dalam kondisi membahayakan jiwa terutama di wilayah perairan. Materi yang diberikan yakni teknik menjangkau korban, teknik mendayung perahu karet, drill gempa, teknik pemindahan korban, serta teknik mengambang dan menunggu pertolongan (uitemate).

Bertempat di Aula Gedung SMA Negeri 1 Biak, Direktur Bina Potensi Pencarian dan Pertolongan Marsekal Pertama TNI F. Indrajaya secara resmi membuka kegiatan ini, Rabu (29/8/2018) didampingi Kasubdit Pengelolaan Potensi, Anggit M Satoto, S.S., M.M. Dalam sambutannya Indrajaya mengharapkan kegiatan ini bisa berlangsung dengan baik dan para siswa bisa menerima materi sebaik-baiknya agar mereka paham bagaimana harus bertindak jika menhadapi bencana.

“Salah satu tugas Direktorat Bina Potensi Basarnas adalah melaksanakan sosialisasi tentang pencarian dan pertolongan kepada masyarakat, termasuk kepada anak-anak, sejak usia dini. Untuk itu, Subdirektorat Pengelolaan Potensi melaksanakan Program SAR Goes to School ini. Dengan kegiatan ini diharapkan akan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang keselamatan diri khususnya kepada siswa-siswa sekolah,” ungkap Indrajaya

Turut hadir dalam acara pembukaan tamu undangan dari instansi terkait seperti Pangkoopsau III ,Pangkosek Hanudnas IV, Komandan Korem 173 PVB Biak Numfor, Komandan Guskamla Biak, Komandan Lanud Manuhua Biak, Komandan Lanal Biak, Kapolres Biak Numfor, serta para pejabat forkompinda Biak Numfor, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor.

Usai pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan dinamika kelompok. Disini para siswa siswi diharapkan mampu bekerja sama tanpa harus memandang mereka berasal dari sekolah yang berbeda sehingga mereka bisa bersatu dalam menghadapi sebuah masalah.

Sementara itu materi aplikasi lapangan akan dilaksanakan di dua tempat, yaitu di areal Sekolah SMA Negeri 1 Biak untuk materi drill gempa dan teknik pemindahan korban. Untuk lokasi kedua yaitu Pantai Water Basis(WB) dipakai untuk materi teknik menjangkau korban, teknik mendayung perahu karet dan aplikasi Uitemate.

Sekalipun kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Biak tetapi 128 Peserta SAR Goes to School ini merupakan gabungan para siswa siswi dari tiga jenjang pendidikan yang berbeda, diantaranya SDN 1 Biak Kota, SD YPK IV Swapodibo, MI Babussalam, SMP Negeri 1 Biak Kota, MTS Babussalam Biak Kota, SMP YPK 1 Biak, SMAN 1 Biak Kota, SMAN 2 Biak Kota, SMTK Petrus Kafiar Biak, dan SMK Yapis Biak Kota (bert).



Kategori General Artikel .
Pengunggah : miko
29 August 17:25 WIB